Wednesday, December 28, 2016

Museum Layang Layang

Assalamualaikum,
Libur tlah tiba untuk Kenza, dan liburnya pun lumayan panjaaang.. sampai tahun depan! Saya yang biasanya sehari hari antar jemput pun ngerasa ada yang kurang.. kurang keluar rumah, bikin uring-uringan pisan. That's why, saya coba membuat list kegiatan yang menyenangkan selama Kenza libur. Kegiatannya gak harus keluar rumah, ada juga yang dirumah tapi melakukan sesuatu yang berbeda dari biasanya dan belum pernah. Misalnya membuat kue, membuat slime (gagal mulu dan udah nyaris give up), bikin pizza, meronce, dan lain lain. Selain itu, kegiatan diluar rumahnya pun saya coba listing tapi bukan yang ke mal melulu. Beberapa tempat menarik sudah masuk list, yang pertama adalah Museum Layang Layang.


Museum Layang Layang Indonesia ini lokasinya di Jl. H. Kamang, Pondok Labu Jakarta Selatan. Ini dekeetttt banget dari rumah, tapi saya yang hampir seumur hidup tinggal didaerah sini malah belum pernah ke Museum Layang Layang. Yaa karena emang saya jujur kurang suka dengan museum. Biasaa, stereotyping museum itu tempat yang jadul, bau lapuk, gelap dan lain lain. Tapi kepada anak-anak, saya berusaha menanamkan jiwa adventurous yang tidak segan pergi ke museum karena museum juga menyenangkan. Saya selalu mencoba memberikan positive affirmation tiap anak-anak mau mencoba hal yang baru, pokonya jangan sampai kaya saya jaman dulu lah.. yang seringkali banyakan khawatir ini itu sebelum mencoba hal baru, ujung-ujungnya malah gak jadi jadi.
Nah kembali ke Museum Layang Layang Indonesia, saya bilang ke Kenza soal layang-layang. Sebelumnya Kenza sama sekali gak tahu lho layang-layang itu apa, sampai akhirnya saya kasih liat beberapa video tentang layang-layang dari Youtube dan Kenza (juga Nafla) sangat antusias ingin main layang-layang. Baru deh saya bilang kalau saya mau ajak mereka ke Museum Layang Layang dimana mereka bisa membuat layang-layang sendiri dan menerbangkannya. Waaahhh langsung deh pada rungsing pengen ke langsung ke museum saat itu juga. Saya janjikan ke mereka besok kita ke museum layang-layang dan mereka pun super excited!

Besoknya, anak-anak bangun lebih pagi dari biasanya. FYI ya buibu, anak-anak saya biasa bangun jam 5 pagi, nah hari itu mereka bangun jam setengah 5 pagi. Bobo syantik setelah sholat subuh seakan sirna, mereka udah cenghar (read: segar) jam segitu dan udah merajuk minta ke museum, ya khaalii subuh-subuh ya kaan.. akhirnya setelah bikin mereka sibuk, sarapan, mandi.. kami pun berangkat ke museum Layang Layang Indonesia. It was only took us 10 minutes to get there and it was just 9 am in the morning. Pas sampe sana masih sepi tapi gerbangnya sudah dibuka. Waktu masuk, kami pun disapa hangat dan ramah oleh petugas disana "selamat datang di Museum Layang Layang Indonesia". Suasananya, apa ya.. banyak pendopo-pendopo dan arsitekturnya jawa banget, cmiiw yaa.. kami pun beli tiket di bagian informasi, disitu ada beberapa pilihan kegiatan antara lain membuat layang-layang, membuat batik, melukis keramik dan lain lain. Berhubung anak-anak pengennya buat layang layang, saya pun pilih opsi itu dan it cost us Rp 15.000/person sudah termasuk tour dan membuat layang layang. Kalau kegiatan yang lain beda-beda harganya, range nya antara Rp 60.000 sampai Rp 90.000.
























Pertama-tama, kami diajak ke media room dimana kami dipertontonkan DVD tentang layang-layang. Mulai dari cara membuatnya, lalu daerah-daerah di Indonesia yang terkenal akan layang-layangnya. Ada juga pengetahuan tentang layang-layang dari seluruh dunia. Tapi yaa namanya anak-anak ya, mereka gak sabaran nunggu sampai DVDnya selesai. Sudah gelisah dan pengen buru buru bikin layang-layang. Alhasil, tayangannya belum selesai, anak-anak sudah minta keluar. Setelah itu kami dikenalkan dengan guide kami, bernama Bu Denny yang kemudian mengarahkan kami ke pendopo tempat membuat layang-layang. Di pendopo itu juga terdapat macam-macam layang-layang dengan berbagai macam bentuk, bahkan ada yang 3D berbentuk delman! I wonder how it looks like while flying. Lalu anak-anak dibagikan kertas berbentuk belah ketupat yang bisa mereka pilih gambarnya, ada gambar ikan dan kupu kupu. Anak-anak juga dibagikan krayon untuk mewarnai gambar tersebut sesuai kreatifitasnya masing-masing. Kenza yang memang lagi gemar banget menggambar dan mewarnai, jadi super excited pas disuruh mewarnai. Setelah selesai diwarnai, kemudian ditempelkan bambu dan tali di kertas layang-layang tersebut and our kite were ready to fly! Berhubung Kenza gk bisa nerbangin layang-layang, jadi sama dia layang layangnya dibawa lari lariiiii kesana kemari. He literally didn't stop running! Sampai saya saja yang ngeliatnya capek.. tapi bahagia banget karena Kenzanya super happy! Never thought that he would be that happy with Rp 15.000 of museum entertainment, right?













Museum Layang-Layang Indonesia ini one of recommended destination during holiday. Tempatnya gak spooky kaya tipical museum dan orang disana ramah-ramah sama anak-anak. Jenis kegiatannya juga banyak to keep kiddos busy lah pokonya. Selamat main layang-layang!

No comments:

Post a Comment