Monday, September 10, 2012

Persalinan Cesar akibat Minus Mata Tinggi

Assalamualaikum Beautiful,

Quite long title for a post, right? Yes, I wanna tell you a story about when what we want is not accordance with reality. So, alhamdulillah my pregnancy has already reach 36 weeks now.. or 9 months! yes, aku lagi menghitung hari.. counting til the day is come.. when we meet our baby for the first time.. InsyaAllah..


As pregnant women in general, from the beginning of pregnancy we are haunted by some of the fears about the pregnancy thingy. Especially about the health of the fetus in the womb. Eat healthy and nutritious foods, do not eat carelessly, increase nutrition to the baby in the womb, and so forth. And of course, as a mother-to be, we want the best for our babies, right? That is just the problem of nutrition and health of the fetus. Not to mention the other issues that we often think about during pregnancy, childbirth.

Most pregnant women crave to give birth the natural way or normal. At least that's what I wanted from the beginning. For delivery by normal means, said a lot of people a lot of benefits. First, it quickly recovered. Secondly, could feel the struggle of a real motherhood. Third, but not least important, is much cheaper. Hehe. So I had been longing to have a normal delivery. Until the time I join pregnancy exercise for the first time when my pregnancy was more or less than 30 weeks. After the exercise, the instructor asked the participants, "anyone here suffer eye minus?" Then I raised my hand and said, "I was minus 4 and 5." Then the nurse informed something that I had never heard before, she told me that pregnant women who suffer  should consult to eye doctor with a referral from the obstetrician.The explanation, someone with minus eye may have a thin retina so it would be very risky when pushing in the normal birth process.

After hearing that, I decide to go to eye doctor A.S.A.P to have my eyes checked. Especially the retina. Of course I went to the doctor with my husband. First, I didn't really worried about what will the doctor say. Aku cenderung santai sambil terus dzikir didalam hati. Berusaha pasrah dan ikhlas dengan apapun keputusan dokter pada saat itu. Lalu masuklah aku ke ruang praktek dokter mata dan akan periksa retinaku, she's a retina expert (they said). Mulai deh ngerasain ketegangan itu, tapi tetep berusaha santai dan sok akrab ama dokter sambil menjelaskan kedatanganku kesana dan mau cek apa. Beliau pun langsung ngerti. After a little bit chit chat, she told me to sit on the hot seat, the examination seat. First she check my right eye, and I heard she was whispering, "bagus.. masih oke.." and then come with my left eye, and she continues whispering, "wah, banyak cracknya.. gak bisa spontan ini sih.." And my heart beat faster than before.. hah? crack? gak bisa spontan?? what are they supposed to mean??? Dan kami pun kembali duduk di meja konsultasi dokter sambil beliau menjelaskan pelan-pelan. She start to draw my eye condition while explaining, "jadi kondisi mata yang sehat itu seperti ini bu...." and she explains about healthy eye condition. Barulah setelah itu beliau menjelaskan tentang keadaan mataku, beliau bilang retina mata kananku masih bagus dan tidak terjadi penipisan. Tapi masalahnya ada pada retina mata kiriku.. sudah terjadi banyak penipisan atau crack di beberapa spot. Kondisi ini termasuk yang high risk untuk melahirkan secara spontan/ normal. Karena apabila mata yg retinanya tipis ini dipaksakan untuk mengejan ketika persalinan, kemungkinan terburuk bisa terjadi. Yaitu RETINA LEPAS atau ROBEK yang akan menyebabkan BUTA mendadak. Dan dokter pun berkata, "Jadi, saya highly recommend you to have c-section".

Aku cuma bisa diem, gak kuat ngomong apa-apa. Seperti adegan sinetron, suddenly my inner voice was so loud and other voices just like echoing and fade away. Dan tiba-tiba mata becek.. berusaha nahan tapi akhirnya gak tertahan juga dan nangislah aku diruang dokter. Knowing that I can't have normal delivery for my first child is trully devastating for me. All my dreams and thought of having those pain before delivery.. pushing.. all vanish just like that. Sedih bangetttt..

But theeenn, I realize.. Ini semua udah kehendak Allah.. dari mulai aku ikut senam hamil, kemudian instrukturnya nanya soal mata minus and I raised my hand.. Itu udah kehendak Allah..bisa aja kan aku hari itu gak senam, atau instrukturnya pas lg gak nanya, atau aku gak usah angkat tangan krn pada hari itu pun aku pake soft lense koq. Back again, ini kehendak Allah.. Allah yang mengatur semuanya.. Subhanallah.. Jadi sekarang udah harus ikhlas dan nerima kalo untuk anak pertama, insyaAllah aku harus menjalani operasi caesar. But it doesn't matter as long as my baby is healthy. I'm healthy. and my husband healthy. InsyaAllah aamiin.

Jadi sekarang lagi mau nentuin tanggal nih, kapan kira-kira mau melahirkannya. Hehehe.. Pray for us yaa.. Maaf kalo tulisannya panjang..

Mamam and Papap to be. Aamiin (36 weeks)


17 comments:

  1. aaamiiin, semoga kak suci tetap sehat, persalinannya lancar dan baby-nya lahir dengan selamat ya :D

    ReplyDelete
  2. Melahirkan normal atau cessar sama saja.. jihad buat seorang ibu. Yang penting berjalan lancar, bayi dan ibu sehat. Aaamiin.
    Tetap semangat dan jangan berkecil hati karna ga bisa melalui persalinan normal..

    ReplyDelete
  3. ini persis sama kejadiannya dengan aku.. tapi suci bersyukur karena sempat diberitahu sama instrukturnya.

    klo dulu aku taunya dari hasil browsing sendiri dan dsog bilangnya dia belum pernah denger soal itu dan akhirnya aku cari info lebih dalam lagi sendiri..sampai akhirnya aku ikhlas melahirkan sc daripada tidak bisa bertemu dengan anakku klo nanti aku paksakan normal tapi ternyata kena resiko retina hancur yg berakibat kebutaan..

    sekarang lebih baik santai utk menghadapi sectio dan fokus untuk menyusui sajah.. karena itu ngga kalah pentingnya.

    semoga semuanya lancar ya dan sehat dua2 nya..

    ReplyDelete
  4. Amin,moga ibu dan bayinya sehat ...

    ReplyDelete
  5. we pray for kak Suci and the baby. sukses melahirkannya yaa kak, doa yg terbaik buat kak suci supaya sehat kak sucinya dan baby nya.. :*

    ReplyDelete
  6. Amin ya rabbal alamin. Semoga persalinannya nanti lancar, bayi sehat dan mamam papapnya juga sehat yah. Semangat, ikhlas, sabar ya mbaa... *hug*

    ReplyDelete
  7. mata aku juga becek baca tulisan a.k.a curcolan teh suci ni. ㅠㅠ yang sabar ya teh. kayak yg teteh bilang semua udh kehendak Allah. kita semua bakalan do'ain teh suci dan baby kok. semoga persalinannya ntar lancar ya teh. anaknya sehat gak kurang sesuatu apapun :) yang sabar teh, semangat!!!! *kepalintangan*

    ReplyDelete
  8. Semoga sehat selalu ya mbak, dan lancar, Insya Allah~

    ReplyDelete
  9. ka suciiiii, semangat! gimanapun cara ngelahirinnya, a mother is a mother kannn ;) semoga lancar semuanya ya ka :)

    ReplyDelete
  10. baru tau tentang retina tipis ini... Thx for sharing..

    ReplyDelete
  11. haloo suchi...ndak apa2 dear. tidak usah berkecil hati. mau normal or caesar sama2 perjuangan seorang ibu. bukan berarti yg lahiran normal lebih hebat dari yg cesar. ikhlas saja. fokus sama setelah melahirkan seperti pemberian ASI dll :). lancar2 yaa!

    ReplyDelete
  12. baru denger loh mba soal beginian,.
    aku jg punya mata minus, tp alhamdulillah bs lahiran normal.
    Sama sprti mengejan saat melahirkan, disarankan membuka mata, sbagian lain mnyarankan menutup mata. tapi swaktu lahiran aku mengaplikasi dua2nya, alhamdulillah ga knapa2,minus jg ga nambah atw berkurang,hehe
    just sharing mba :)

    ReplyDelete
  13. halo, saya rasa anda perlu membaca artikel ini deh

    http://www.bidankita.com/joomla-overview/monthly-guide/537-mata-minus-bisakah-melahirkan-normal

    bukannya mau sok pinter dari obgynnya -saya sendiri seorang dokter umum, hehe- cuman, kalo masih bisa diusahakan lahir normal kenapa tidak?

    kadang2 "prediksi/vonis" dokter itu cuman buat jaga2 aja, masih banyak peluang untuk kita, kok, tidak semua jalan jadi tertutup meski dokter berkata demikian, karna segala sesuatu terserah kepada Allah.

    saya harap anda bisa lahiran normal, lebih banyak keuntungannya dibanding "kemungkinan" yang ditakutkan dokter.

    amin,

    salam, lily.

    ReplyDelete
  14. Thanks for all of beautiful prayers.. Thank youuuuu.. Aamiin yaa robbal alamin..

    ReplyDelete
  15. halo, aku minus 9 dan mei 2012 melahirkan secara normal anak eprtama, waktu kandungan 3 bulan dan 7.5 bulan aku rutin kontrol retina ke dr ahli retina di surabaya, pada usia kandungan 7.5 bulan bagian retina yang "crack / menipis" dilaser sama dokter retinaku .. dan aku selalu cari info2 ttg cara yg benar mengejan dan proses kelahiran normal itu seperti apa, alhamdulilah mengejan cuma 1.5 kali bayi uda keluar dg selamat dan sehat, dan mataku sampai skrg sehat.. nanti untuk baby ke 2 coba aja waktu trimester 1 dan trimester 3 kontrol retina mata yah..insya allah bisa normal melahirkan.. :))

    ReplyDelete
  16. Semangat ya Suci... semoga persalinannya lancar, Ibu dan bayinya selamat dan sehat. Amiiin

    ReplyDelete
  17. mbak.. aku minus 6 n 9.. dan ngelahirin 3 kali normal.. yg pertama sih karna dokternya ga sadar kl minusku gede, ud bukaan 10 baru nanya, yg ke-2 n ke-3 karna yg pertama normal ya ud normal lg.. hehehe.. but bgmn pun caranya semoga ibu n bayi nya sehat yag.. gutluk..

    ReplyDelete